Mato Grosso Brazil
Pedro Taques
Coordenadora de Gestão do Sistema de REDD+ de Mato Grosso
Climate Change Coordinator, SEMA

Keadaan Mato Grosso terletak di wilayah Tengah-Barat Brasil, yang berbatasan dengan negara bagian Pará dan Amazonas di utara, Mato Grosso do Sul di selatan, Goiás dan Tocantins di Timur dan Rondônia dan Bolivia ke Barat. Ini adalah negara bagian terbesar ketiga di negara ini berdasarkan wilayahnya, dengan luas 903.000 kilometer persegi dan berpenduduk tiga juta, dua ratus ribu jiwa. Wilayah negara terdiri dari tiga biomassa: Pantanal, Cerrado dan Amazon. Ini berisi sejumlah besar kawasan lindung, terbagi menjadi 70 lahan adat, 23 unit konservasi federal, 46 unit konservasi negara dan 35 unit konservasi kota. Dalam tiga biomassa, adalah mungkin untuk menemukan berbagai jenis vegetasi, karena fisiognomi tanaman bervariasi dari fragmen hutan ke padang rumput, dengan variasi stok karbonnya yang besar.

Keadaan Mato Grosso adalah salah satu produsen utama produk pertanian di Brasil, termasuk kedelai, jagung, daging sapi dan kapas. Secara historis, ia mencatat tingginya tingkat deforestasi sampai tahun 2004, ketika tingkat suku bunga anjlok 93% antara tahun itu (11.814 km ²) dan 2010 (828 km ²). Mato Grosso telah mencapai penurunan drastis dalam deforestasi di wilayahnya, yang telah turun dari 11.814 km2 pada tahun 2004 menjadi 1.048 km2 pada tahun 2014, sebuah penurunan lebih dari 90% deforestasi di bioma Amazon.

Pada tahun 2009, negara menyiapkan Rencana Pencegahan dan Pengendalian Deforestasi dan Pembakaran di Mato Grosso (PPCDQ-MT). Rencana tersebut menetapkan sebuah sistem tindakan yang diartikulasikan di tingkat negara bagian, dengan tujuan untuk mencapai tujuan pengurangan sukarela dari emisi hutan dari negara, yang bertepatan dengan tujuan yang ditetapkan oleh pemerintah federal. Selain mengurangi deforestasi dan kebakaran hutan, Rencana tersebut berupaya untuk mengintensifkan upaya pembangunan berkelanjutan negara.

Untuk periode 2006-2010, yang ditetapkan oleh Pemerintah Negara Bagian sebagai periode pertama dalam Rencana Aksi untuk Pencegahan dan Pengendalian Deforestasi dan Pembakaran Negara Bagian Mato Grosso - PPCDQ / MT, tujuannya adalah untuk mengurangi 64% penggundulan hutan di hutan, dan negara mencapai pengurangan 68,28%. Untuk periode komitmen kedua, dari 2011 sampai 2015, target pengurangan deforestasi mencapai 75%, dan pengurangan 80% tercapai. Untuk periode ketiga, 2016-2020, targetnya adalah untuk mengurangi deforestasi di 80%.

Informasi tambahan dapat ditemukan di Platform Dampak GCF.

Ringkasan

903,330km²
34.2%
+4.8%
2016 - 2017

Demografi

3.04 M
1.5%
Type% 
Urban82.00
Rural18.00
Group% 
Multi-ethnic52.00
White37.00
Black8.00
Indigenous2.00

Ekonomi

BRL101.20 B
BRL19,644
Type% 
Services54.48
Agriculture, Forestry28.60
Industry16.89
0.796
Agricultural Products - soy, meat, corn and cotton

Status Hutan[a]

903,330km²
308,797km²
594,533km²
3,259M MtC
Typekm² 
Forest422,967
Pastureland196,516
Other Land Uses123,459
Agriculture94,671
Secondary Vegetation65,717
Typekm² 
Unprotected273,536
Protected40,464

Pendorong utama deforestasi di Mato Grosso adalah peternakan sapi dan pertanian intensif (khususnya kedelai). Tanah sering dibersihkan untuk ternak, dengan lahan bersih kemudian menjadi peternakan kedelai saat peternak berpindah ke daerah baru untuk merumput.


Notes

a.Karena pendekatan metodologis dan tahun dasar yang berbeda, bidang data Status Hutan mungkin sedikit berbeda. Sumber data untuk setiap bidang tercantum di bawah ini.

Sources

1.IBGE, 2010
2.Censo Demográfico IBGE, 2010
3.IBGE, 2015
4.IBGE, 2009
5.Mato Grosso em Números, 2010
6.Machado, R.B., M.B. Ramos Neto, P.G.P. Pereira, E.F. Caldas, D.A. Gonçalves, N.S. Santos, K.Tabor e M. Steininger. 2004. Estimativas de perda da área do Cerrado brasileiro. Relatório técnico não publicado. Conservação Internacional, Brasília, DF. link
7.Prodes INPE
8.MAPBIOMAS 2016